Pages

Rabu, 25 Februari 2015

Puding Cokelat Saus Vanilla


Sepertinya Kota Medan sudah memulai musim panasnya.  Sudah hampir 2 minggu hujan gak turun, angin yang bertiup juga membawa hawa panas aspal dan tanah.  Panas, kering, debu, gerah, keringatan, sudah pasti lah ya…heh.  Tapi, hei, saya gak sedang ngeluh, ya….  Hanya sedang berusaha menggambarkan cuaca terkini di kota tercinta saya aja, sehingga bisa dibayangkan betapa lezatnya pudding ini di lidah kami ketika tadi kami menikmatinya….hemmm.  Meski sebenarnya sih buat saya pribadi untuk menikmati pudding gak mesti cari cuaca yang pas dulu (musim panas), fleksibel aja waktunya.  Jangnkan pudding dingin, beberapa scoop es krim atau es campur aja bisa dengan enjoy saya konsumsi saat musim hujan, kok…:)  Menikmati hot chocolate dan bakso atau mie ayam dengan kuah yang panas mengepul pun sering saya lakukan di musim panas seperti sekarang…hahaa  Selera makan saya gak tergantung cuaca sih, tapi tergantung perasaan…xixixi   Suasana itu diciptakan, bukan dinanti…*ehm ;-)


Di satu acara saya pernah makan pudding yang teksturnya lumayan padat dan manis banget, mungkin menurut pakem umum pudding yang benar itu adalah seperti ini, tapi gak buat saya. Saya lebih suka yang teksturnya sedikit lebih lembut dan gak terlalu manis.  Karena itu saya biasa menambahkan lagi sekitar 100 ml cairan (susu) dari yang diminta resep.  Standar saya adalah 900 ml susu untuk 1 bks agar-agar.  Jadi kalau teman sekalian ngerasa versi saya ini terlalu lembut, buat saja sesuai resep aslinya yang ada disini, ya.  Beberapa penyesuaian pada resep juga saya lakukan termasuk sausnya.  Di resep asli pakai saus cokelat di saya pakai saus vanilla.  Dan sekarang saya tau kenapa saus vanilla yang satu berbeda rasanya dengan saus vanilla lainnya meski resepnya sama.  Kuncinya ada di susunya.  Pakai susu evaporated ternyata lebih enak, sobat…..!  Yuk, dicoba…!


Puding Cokelat Saus Vanilla

Bahan
Puding:
1350 ml susu cair
1 ½ bks agar-agar bubuk
30 gr cokelat bubuk
150 gr gula pasir
¼ sdt garam halus
200 gr dark cooking chocolate, potong-potong

Saus Vanilla:
400 ml susu evaporated + 300 ml air matang (atau 700 ml susu cair)
100 gr gula pasir
¼ sdt garam
2 sdm tepung custard + 1 sdt maizena, larutkan dengan sedikit susu
½ sdt vanilla essens


Cara membuat:
1.   Puding: rebus susu cair, agar-agar, cokelat bubuk, gula pasir dan garam sambil diaduk sampai mendidih.  Masukkan DCC.  Aduk sampai larut.  Matikan api.
2.   Tuang ke dalam cetakan pudding.  Dinginkan.
3.   Saus: rebus susu, gula pasir dan garam sambil diaduk sampai mendidih.  Masukkan larutan tepung custard dan maizena.  Aduk sampai meletup-letup dan kental.  Tambahkan vanilla esens.  Aduk rata.  Matikan api.
4.   Tuang saus ke mangkuk lain.  Tutup dengan plastik wrap sampai menyentuh permukaannya.  Dinginkan.
5.   Sajikan pudding dengan saus dalam keadaan dingin.




Minggu, 01 Februari 2015

Roti Tawar Labu Kuning (tangzhong methode)


Karena saya masih punya adonan tangzhong yang jumlahnya masih cukup untuk membuat satu resep roti lagi, maka setelah membuat roti bolognese yang kemarin, hari berikutnya saya bikin roti tawar ini.  Dan hasilnya sama aja dengan roti-roti tangzhong saya dari percobaan yang sebelumnya.  Kelembutannya gak bertahan lama :(  Tapi, hal baiknya yang kita dapat dari roti tawar yang gak terlalu lembut ini adalah dia jadi enak banget dijadikan roti bakar, sandwich atau french toast…heh.  Gak mudah sobek rotinya dan bagian luarnya kering dan garing…..saya suka maaa (gaya mei mei :) )….  Sependek ini dulu aja ya postingannya….:)  Sampai ketemu di postingan berikutnya.  Ciao…!


Pumpkin Loaf Bread

Bahan:
120 gr tangzhong
100 gr puree labu
50 gr telur (kira-kira 1 btr), kocok lepas
110 ml susu cair
40 gr madu
12 gr susu bubuk
350 gr terigu protein tinggi
2 sdt ragi instan
25 gr butter
½ sdt garam
Pumpkin seed secukupnya

Olesan : whipped cream cair

Cara membuat:
1.   Campur semua bahan kecuali garam dan butter.  Uleni sampai kalis.  Tambahkan butter lalu masukkan garam.  Uleni sampai elastis.  Bulatkan adonan.  Tutup dean plastis atau serbet lembab.  Diamkan selama 40 menit.
2.   Kempiskan adonan, lalu bagi empat sama banyak.  Bulatkan.  Diamkan 15 menit.
3.   Giling adonan, lalu gulung.  Putar posisinya menjadi membujur, giling lagi dan gulung lagi. 
4.   Taruh di loyang roti tawar ukuran 23x10x10 cm yang sudah dioles margarine.  Lakukan hal yang sama untuk sisa adonan.  Tutup adonan dengan plastik.  Diamkan 45-60 menit.
5.   Oles permukaan roti dengan bahan olesan.  Taburi dengan pumpkin seed.  Oven dengan suhu 180°C selama 30 menit.  Setelah matang, panas-panas olesi dengan butter.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...