Pages

Senin, 14 Juli 2014

Bubur Candil Hijau



Begitu pasta pandan homemade saya ready to use, sorenya saya pakai untuk membuat bubur candil ini.  Resepnya dari Majalah Sedap Pemula  ed. 42/IX/2008, yang sudah sedikit saya ‘permak’ menjadi resep seperti di bawah ini……..

Bubur Candil Hijau

Bahan:
Bola-bola ketan
150 gr tepung ketan
20 gr tepung sagu
20 ml air pandan (ekstrak pandan homemade)
30 gr gula pasir (blender halus)
110 ml + 1 sdm air hangat

Bubur
600 ml santan dari 1 btr kelapa
¼ sdt garam
90 gr gula pasir halus
37 gr tepung ketan, larutkan dengan
30 ml + 1 ½ sdm air pandan

Saus santan
200 ml santan dari ½ btr kelapa
¼ sdt garam
1 lbr daun pandan


Cara membuat:
1.   Bola-bola ketan: aduk rata tepung ketan, tepung sagu, air pandan dan gula pasir.
2.   Tuang air hangat sedikit-sedikit sambil diaduk sampai kalis.  Bentuk bola-bola sebesar kelereng.
3.   Rebus bola-bola ketan dalam air mendidih sampai terapung.  Angkat.  Sisihkan.
4.   Bubur:  masak santan, gula pasir dan garam sambil diaduk sampai mendidih.  Masukkan bola-bola ketan.  Aduk rata.  Tambahkan larutan tepung ketan dan air pandan.  Masak sampai kental dan meletup-letup.
5.   Saus santan:  campur semua bahan dan masak sambil diaduk sampai mendidih.
6.   Sajikan bubur hijau dengan saus santa.. 



 

Pandan Extract



Jum’at sore kemarin Ibu saya merapikan rumpun pandan yang tumbuh di sudut halaman rumah kami.  Itu pandan memang sudah banyak banget anakannya dan menjalar kesana-kemari, dan jadi gak kurang rapih kelihatannya.  Lumayan banyak juga daun yang masih bagus yang ‘disikat’ Ibu saya.  Karena gak rela dibuang begitu aja, akhirnya daun pandan yang masih bagusnya saya blender dan dijadikan pasta pandan homemade.  Kebetulan ada bubur yang ingin saya buat yang menggunakan air pandan.

Kalau berdasarkan instruksi dari buku resep yang saya punya, ekstrak pandan dibuat dengan cara menggilling daun pandan (tanpa air) sampai halus lalu diperas airnya.  Saya sudah pernah coba cara ini, dan gak berhasil. Air pandan yang didapat dikiiit banget….  Lalu saya beralih ke cara seperti di bawah ini dan Alhamdulillah berhasil meski harus menunggu ± 2 hari sebelum ekstrak pandannya bisa digunakan.


Dari resep ini menghasilkan 2 botol ukuran sedang jus pandan.  Lalu saya simpan semalaman di kulkas sampai terlihat endapannya.  Kemudian bagian bening di masing-masing botol saya buang dan endapannya saya satukan dalam satu botol.  Saya sertakan juga sedikit bagian beningnya supaya jus pandannya tidak terlalu pekat saat ditambah ke adonan kue.  Lalu air pandannya saya diamkan lagi dikulkas selama 1 hari.  Kalau ingin warna hijau yang sangat pekat gunakan bagian endapannya saja, tapi kalau ingin warna hijau yang sedikit ‘light’ kocok dulu jus pandannya sebelum digunakan agar bagian bening tercampur lagi dengan endapannya.  Saya suka banget dengan harum dan warna dari ekstrak pandan asli ini.  Terutama warnanya, hijau sedikit kekuningan, mirip green tea.  Saya kurang tau berapa lama tahannya ekstrak pandan ini di kulkas, karena pada hari ke-4 saya sudah menghabiskan semua untuk membuat bubur dan kue :)




Pandan Ectract
 
Bahan:
45 lbr daun pandan
300 ml air hangat

Cara:
1.   Potong-potong kecil daun pandan.
2.   Blender sebagian pandan bersama air hangat, lalu peras.  Ambil air perasan pandan ini untuk memblender pandan berikutnya.  Peras lagi.  Pakai lagi airnya untuk memblender.  Begitu seterusnya sampai daun pandan habis diblender semua.
3.   Tuang air jus pandan ke dalam botol.  Biarkan sarinya mengendap (± 2 hari).  Gunakan bagian endapannya sebagai pasta pandan.




Sabtu, 05 Juli 2014

Magic Custard Cake Orange



Assalamu’alaikum, temanku sekalian, apa kabarnya?  Senang ya kita sudah ada dalam bulan Ramadhan lagi.  Bulan yang penuh berkah.  Bulan favorit saya sepanjang tahun :)  Pada kesempatan ini saya mohon dibukakan pintu maaf seandainya ada postingan atau jawaban saya dalam kolom komentar yang tidak berkenan di hati teman sekalian.  Yakinlah, tidak ada kesengajaan saya di situ, mungkin pemilihan katanya saja yang kurang tepat.  Sekali lagi mohon maaf…:)

Baiklah, hari ini saya hadir dengan Magic Custard Cake yang saya buat beberapa hari sebelum Ramadhan kemarin.  Disebut magic karena dari satu adonan cake ini nantinya menghasilkan cake dengan 3 lapisan dan tekstur yang berbeda.  Lapisan atas adalah lapisan sponge, yang tengah lapisan custardnya dan yang bawah adalah lapisan yang agak sedikit padat tapi tidak ngaret seperti cake bantat, ya.  Tekstur cake yang bagian bawah lebih mendekati seperti kue bingka.  Enak, deh!  Modifikasi yang saya lakukan di resep ini hanya pada penambahan parutan kulit jeruk saja….oya, dan ukuran loyangnya juga, selebihnya sama seperti resep aslinya.  Seperti di bawah ini….



Magic Custard Cake Orange

Bahan:
113 gr butter (saya: 63 gr butter + 50 gr margarin)
480 ml susu cair
4 btr telur, pisahkan kuning dengan putihnya
1 sdt air jeruk nipis
150 gr gula bubuk
1 sdm air
115 gr terigu
1 bh jeruk sunkist, ambil kulit bagian kuningnya

Cara membuat:
1.   Panaskan oven di suhu 160°C.  Siapkan loyang 18x18x7cm.  Oles dengan margarin dan alas dengan kertas roti.  Sisihkan.
2.   Lelehkan butter + margarin, sisihkan.  Panaskan susu asal hangat, sisihkan.
3.   Kosok putih telur dan air jeruk nipis dengan kecepatan tinggi sampai kaku.  Sisihkan.
4.   Kocok gula bubuk dan kuning telur sampai pucat (± 5 menit).  Masukkan butter + margarin leleh dan air, kocok rata. 
5.   Tambahkan terigu.  Kocok rata dengan speed rendah.  Masukkan susu cair, kocok rata.  Tambahkan kulit keruk.  Kocok rata.  Matikan mixer.
6.   Masukkan putih telur dalam 3 tahap.  Aduk rata dengan spatula.  Pada tahap ini jangan tergoda untuk menggunakan mixer untuk mencampur adonan, aduk hanya sampai bongkahan besar adonan putih telur menjadi bongkahan atau butiran kecil mengambang di permukaan adonan.  Kalau dikocok dengan mixer nanti udara yang ada diadonan akan hilang dan kita gak bakal dapat lapisan sponge-nya (lapisan paling atas).
7.   Tuang ke loyang.  Oven selama 50 – 60 menit.




Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...