Klepon, atau kami di Sumatera menyebutnya Onde Onde. Saya dan Ibu biasa membuatnya saat Bulan
Ramadhan untuk penganan takjil (oya, bentar lagi ramadhan ya…. ), meskipun
sebenarnya bisa dibuat diluar bulan itu karena membuatnya memang gampang
sekali. Kue tradisional yang paling
gampang dibuat kalau menurut saya.
Biasanya lagi, saya dan ibu selalu membuatnya pakai daun suji dan pandan
sebagai pewarna dan tepungnya cuma pakai tepung ketan saja, tidak ada
penambahan ubi. Jadi warnanya selalu hijau
dan rasanya lebih kenyal (chewy) dibanding
dengan yang ditambahkan ubi. Kami
membuatnya dalam ukuran sekali suap saja, jadi kita bisa merasakan sensasinya
saat filling gula merah cairnya meledak di dalam mulut…..wiiihhh…enaknyaaaa…
Waktu saya membuat donat ubi ungu kemarin kan ubinya gak habis
semua sekali pakai, nah… sisanya (sudah dikukus) saya taruh di wadah lalu
dibungkus dengan plastic wrap dan saya simpan di freezer. Minggu kemarin baru diberdayakan untuk
membuat klepon ini. Saya pakai resepnya Mbak Renny (Sweet Memory) karena dari semua resep yang saya nemu
pas googling, resep beliau pakai lebih banyak ubi (saya gak mau ubinya nyisa
lagi). Saya melakukan penyesuaian pada
jumlah airnya dan saya skip juga air kapurnya karena saya gak punya. Jadi, di bawah ini resep yang sudah saya
sesuaikan itu,ya….
Klepon Ubi Ungu
Bahan:
200 gr ubi ungu yg sdh dikukus dan di haluskan
175 gr tepung ketan
25 gr tepung sagu tani
200 ml air
150 gr gula aren / gula merah , iris halus ( utk isi ) (lebih kurang tergantung pemakaian)
100 gr kelapa parut & 1 sdt garam utk balutan .
175 gr tepung ketan
25 gr tepung sagu tani
200 ml air
150 gr gula aren / gula merah , iris halus ( utk isi ) (lebih kurang tergantung pemakaian)
100 gr kelapa parut & 1 sdt garam utk balutan .
Cara membuat:
1.
Kukus kelapa parut dan garam selama 10 menit . Dinginkan
2.
Didihkan air dalam panci .
3.
Siapkan baskom , campur tepung ketan dan tepung tapioca/tepung
sagu, aduk rata, masukkan ubi yg sdh dihaluskan , aduk rata kembali.
4.
Tuang air sedikit-sedikit sambil diuleni hingga kalis
dan dapat di bentuk . ( catatan : tuang air sedikit2 dengan menggunakan sendok
, jaga agar adonan jangan sampai terlalu lembek karena akan sulit di bentuk dan
di beri isian , hentikan pemberian air bila adonan sudah cukup kalis dan dapat
dibentuk )
5.
Ambil sedikit adonan , bulatkan , lalu pipihkan dan beri
bahan isi , bulatkan kembali . Masukkan dalam air mendidih , masak hingga
terapung dan matang . Angkat , tiriskan , lalu gulingkan di parutan kelapa .
Sajikan .
+copy.jpg)

+copy.jpg)
+copy.jpg)
+copy.jpg)
+copy.jpg)