Pages

Jumat, 28 Desember 2012

Chilled Blueberry Yogurt Cheesecake



Oke, hari ini kita quick update aja ya….  Sayanya mau pergi liburan nih….;-)   Ini dia cake yang saya buat bersama dengan Lasagna hari sabtu kemarin.  Pertama kalinya saya membuat cake berbahan gelatin dan pertama kalinya juga saya makan unbaked cheesecake.  Bukannya karena disini gak ada bakery yang jual unbaked cheesecake, tapi karena saya meragukan kehalalan gelatin yang dipakai oleh si pemilik bakery.  Kalau bikin sendiri saya lebih yakin.  Alhamdulillah percobaan pertama langsung sukses…. Sukses membuatnya dan sukses juga menghabiskannya alias enakkk…:-D

Resep yang saya pakai didapat dari blognya Kak Azlita.  Karena loyang ring yang saya punya ukuran diameter 20 cm, jadinya resep saya  double dan cara membuatnya saya tuliskan sesuai urutan saat saya membuat.  Oya, toppingnya juga saya buat sendiri dengan campuran selai blueberry + air.  Berikut ini resepnya…




Chilled Blueberry Yogurt Cheesecake


Bahan

Base (crust)
200 gr oreo, buang fillingnya
90 gr butter, cairkan

Adonan Yogurt Cheese
250 gr cream cheese, suhu ruang
274 gr yogurt rasa blueberry
60 gr gula kastor
160 gr blueberry filling
250 gr whipped cream, kocok sampai soft peak
1 sdm + 1 sdt gelatin
4 sdm air hangat


Cara membuat
1.    Tuang gelatin kedalam wadah yang berisi 4 sdm air hangat.  Sisihkan.  Biarkan gelatin menyerap airnya.
2.    Sediakan loyang ring diameter 20 cm, alasi bawahnya dengan alumunium foil, taruh di loyang yang lebih besar.  Sisihkan.
3.    Haluskan oreo, campur dengan mentega cair, aduk rata.  Tuang ke loyang ring, tekan-tekan hingga padat.  Simpan sebentar di kulkas.
4.    Tim campuran gelatin sambil diaduk-aduk sampai gelatin larut semuanya.  Biarkan hangat.
5.    Dalam wadah lain, kocok cream cheese, gula dan blueberry filling sampai rata.  Tambahkan yogurt, kcok lagi sampai rata.  Masukkan gelatin, kocok perlahan dengan speed rendah sampai rata.  Matikan mixer.
6.    Tambahkan whipped cream, aduk rata dengan spatula.  Pastikan whipped cream tidak bersuhu dingin kulkas ketika ditambahkan ke adonan cheese, supaya adonan tidak keburu mengental dan bergumpal.  Ingat…. ada gelatin di dalamnya!
7.    Tuang adonan  ke loyang yang berisi oreo.  Ratakan.  Simpan di kulkas sampai set minimal 4 jam.
8.    Topping blueberry: panaskan 150 gr selai blueberry + 8 sdm air sambil diaduk-aduk sampai selai larut dan sedikit mengental.  Tuang di atas cake.  Ratakan.  Bekukan lagi di kulkas.





Senin, 24 Desember 2012

Lasagna



Akhir pekan atau hari libur biasanya saya jadikan waktu untuk mencoba-coba resep baru atau bikin sesuatu yang berbeda dari menu weekdays.  Sabtu kemarin saya sudah punya rencana untuk bikin Lasagna dan Blueberry Yogurt Cheesecake.  Kalau Lasagna karena sudah beberapa kali bikin, jadi sudah lancar mengerjakannya.  Sementara yang cheesecake-nya baru pertama kali.  Lumayan hati-hati saat proses membuatnya, apalagi ini pertama kali saya membuat cake yang memakai gelatin.  Tapi Alhamdulillah semuanya lancar, dan cerita serta resepnya menyusul ya setelah postingan yang ini….

Saya kurang tau ada berapa jenis lembaran/kulit lasagna yang beredar di pasaran, tapi tiap ke supermarket saya selalu nemunya yang instan.  Jadi setiap membuat lasagnya selalu yang instan itu yang saya gunakan.  Meskipun namanya instan tapi ada tips khusus cara menggunakannya yang gak ditulis di box kemasannya.  Saya tau ini dari blognya Mbak Camelia.  Baca respnya sampai tuntas ya…..;-)


Setelah beberapa kali membuat lasagna saya paling cocok dengan gabungan resep Mbak Ricke dan Mbak Camelia.  Mudah-mudahan mereka gak marah ya resepnya saya ‘kawinkan’.  Minta izin ya mbak…. :-) Resepnya berikut ini….



Lasagna


Bahan
250 gr lasagna kering instan

Saus daging
5 sdm minyak goreng untuk menumis
3 siung bawang putih, cincang halus
100 gr (1 bh) bawang bombay, cincang halus
500 gr daging sapi giling
500 gr tomat merah, buang bijinya dan potong kotak-kotak kecil
1 botol kecil saus tomat
200 ml air
1 sdt garam
1 sdt merica bubuk
1 sdt oregano
2 sdt gula pasir
1 sdt kaldu bubuk

Saus béchamel (saus putih)
50 gr margarine
50 gr terigu
500 ml susu cair
125 gr keju cheddar parut
½ sdt pala bubuk
½ sdt merica bubuk
¼ sdt garam


Cara membuat
1.    Saus daging: panaskan minyak, tumis bawang putih dan bawang bombay sampai layu dan harum.  Masukkan daging cincang, masak sambil diaduk-aduk sampai berubah warna.  Tambahkan saus tomat dan tomat cincang, aduk rata.  Masukkan air, aduk rata, masak sampai mendidih.  Masukkan bumbu, masak dengan api kecil sampai mendidih lagi dan kental.
2.    Saus béchamel: lelehkan margarine dengan api kecil, masukkan terigu, aduk rata.  Tuang susu cair sedikit-sedikit sambil diaduk rata sampai tidak bergerindil lagi.  Masukkan keju, aduk rata.  Tambahkan pala, garam dan merica, aduk rata.  Masak sampai mendidih.
3.    Penyusunan:  olesi pinggan tahan panas ukuran 21x21 cm dengan margarine. Letakkan saus daging terlebih dahulu lalu tata lasagna diatasnya, siram kembali dengan saus daging, kemudian timpa dengan saus béchamel. Taruh lasagna kembali, kemudian siram dengan saus daging timpa lagi dengan saus keju. Lakukan kembali sampai habis. Terakhir adalah saus keju.  Panggang dengan suhu 175°C selama 35 menit sampai matang.  Sajikan 10 menit setelah lasagna keluar dari oven.

Tips 
·      Usahakan sebisa mungkin (harus malah..!) agar semua bagian lasagna tertutupi saus. Tujuannya agar lasagna matang sempurna di setiap lapisannya.  Logikanya adalah karena lasagna instan dipakai tanpa direbus dulu, maka saus lah yang membantu untuk mematangkan si lasagna tersebut.
·      Untuk mengetahui apakah lasagna sudah matang atau belum, tusuk lasagna dengan garpu atau lidi.  Kalau sudah lembut berarti lasagna sudah matang.

 



 

Minggu, 16 Desember 2012

Granola Bars



Bulan kemarin saya memberanikan diri beli oatmeal langsung kemasan 1 kg.  Rencana awalnya pengen sarapan oatmeal tiap pagi.  Tapi seperti biasa, rencana tinggal rencana, saya cuma tahan 3 hari sarapan pake oatmeal.  Tinggallah si oatmeal dianggurin sendirian di dalam lemari.  Sampe kemarin, saya ingat lagi sama si oatmeal ini.  Harus diberdayakan sebelum kadaluarsa.  Maunya bikin sesuatu yang beda, simple dan gak pake dioven.  Jadilah Granola Bars ini.

Di resep asli judulnya No Bake Chocolate Chip Granola Bars, tapi saya skip chocolate chip-nya, takut kemanisan.  Sebagi gantinya saya tambahkan kacang kenari dan kismis.  Granola Bars-nya juga saya panggang sebentas supaya lebih set dan tahan disimpan lama.  Buat yang suka ngemil tapi gak pengen gendut, penganan ini cocok buat camilan.  Saya lebih suka ini daripada S****y.  Ada kriuk-kriuknya juga dari rice crispies (saya ganti cornflakes).  Yang butuh resepnya ada disini, yang dibawah ini adalah modifikasi dari saya.  Silakan dicoba, semoga suka …… :-) 


Granola Bars 

Bahan 
¼ cup (60 gr) butter
¼ cup (60 ml) honey
1/3 cup (65 gr) brown sugar (saya hanya pake 25 gr saja) 
2 cups quick cooking oats
1 cup crispy rice cereal (saya pake corn flakes) 
½ tsp vanilla
2 tbsp chocolate chip (gak pake) 
1 cup kacang kenari panggang, cincang kasar (tambahan dari saya) 
50 gr kismis (tambahan dari saya) 


Cara membuat:
1.    Di dalam wadah, campur oatmeal, cereal, kacang kenari dan kismis.  Sisihkan.
2.    Di wadah lain campur butter, madu dan brown sugar.  Panaskan dengan api sedang sampai berbusa sambil diaduk rata, tambahkan vanilla, aduk rata lagi.  Tuang ke campuran oatmeal.  Aduk sampai semua bahan tercampur rata.
3.    Tuang ke loyang persegi 22x22x4 cm yang sudah dioles margarine dan dialasi kertas roti lalu dioles margarine lagi.  Padatkan.  Simpan di kulkas sampai agak keras, minimal 2 jam.
4.    Potong-potong persegi panjang menjadi 32 bagian.  Keluarkan dari loyang dan pisahkan tiap potongan. 
5.    Taruh di loyang lebih besar tanpa dioles.  Panggang dengan suhu 150°C selama 20 menit.







Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...