Pages

Jumat, 11 Oktober 2013

Kroket Ayam Keju Jamur



Ini kudapan yang paling disukai oleh ketiga keponakan kecil saya.  Mereka menyebutnya ‘Roket’...... hehee.  Alasan mereka katanya karena susah nyebutin kata ‘kroket’.... trus saya bilang ‘itu kok bisa!’.... Mereka jawab lagi ‘itu kan contoh!’......wkwkwkw.  Kalau kalimat seperti itu keluar dari mulut orang dewasa mungkin kedengarannya rada basi ya, tapi kalau yang bilang itu bocah imut dengan bola mata bulat beningnya natap ke kita....awww... mana tahaaaan.  Sangkin sukanya mereka sama kroket ini, mereka sibuk mondar-mandir ke dapur selama proses saya menggoreng.  Selesai menggoreng ronde pertama langsung mereka sikat.  Trus balik lagi ke dapur sambil nanya ‘udah ada yang matang lagi, tati?’.... Whatttt! Yang tadi dikemanain? .....ckckck.  Oya, for your infornation (manatau ada yang nanya :p ), Tati means tante icha (saya).  Ya, mereka juga bikin nama panggilan mereka sendiri untuk saya...hehehe.

Kroket aslinya adalah kudapan khas Negara Belanda.  Diperkenalkan ke Indonesia saat masa penjajahan.  Kroket yang di negara asalnya dibuat dari campuran susu, terigu, butter, daging dan bumbu-bumbu, oleh orang-orang Indonesia yang kreatif dimodifikasi sedemikian rupa resepnya dan diberi tambahan kentang.  Jadilah kroket Indonesia seperti yang kita kenal sekarang ini.  Kreatifitas orang Indonesia tidak berhenti sampai disini saja, karena belakangan kroket juga dibuat dengan berbagai macam isian mulai dari daging ayam, tuna bahkan oncom, dan kentang pun diganti dengan ubi atau singkong.


Ada beberapa keluhan tentang kroketnya yang pecah saat digoreng.  Untuk mengatasi hal ini ada beberapa tips dari Mbak Hanna (yang punya resep kroket ini) yang harus diperhatikan:
1.   Gunakan kentang tes untuk membuat kroket.  Karena kentang tes memiliki kandungan air sedikit sehingga mengurangi kemungkinan pecah saat digoreng.
2.   Kalau tidak ada kentang tes, bisa menggunakan kentang biasa dengan diberi sedikit tepung terigu atau tepung kentang, tapi ini akan membuat kroketnya jadi kurang enak.
3.   Matangkan kentang dengan cara digoreng, bukan dikukus.  (saya pakai cara yang ini da berhasil)


     Resep yang saya gunakan adalah ½ bagian dari resep punya Mbak Hanna dan sedikit penyesuaian di bumbu-bumbunya, seperti di bawah ini.....


 Kroket Ayam Keju Jamur


Bahan:
Puree kentang:
1 kg kentang, kupas lalu goreng
1 ½ sdm margarine
2 sdm susu bubuk
¼ sdt pala bubuk
¼ sdt merica bubuk
½ sdt kaldu bubuk
¼ sdt garam

Isi:
1 bh bawang bombay ukuran kecil, cincang halus
2 siung bawang putih, cincang halus
200 gr dada ayam, cincang halus
75 gr jamur shiitake segar, potong-potong kecil
1 ½ sdm terigu
75 ml susu cair
½ sdt kaldu bubuk
¼ sdt garam
¼ sdt merica bubuk
¼ sdt pala bubuk

150 gr (boleh lebih)  keju cheddar, potong-potong panjang (untuk isian di dalam kroket)

Panir:
Tepung terigu
Putih telur
Tepung panir halus


Cara membuat:
1.    Puree kentang: panas-panas campur kentang dengan semua bahan dan haluskan.  Sisihkan.
2.    Isi: tumis bawang putih dan bawang bombay sampai harum.  Masukkan ayam, masak sampai berubah warna.  Masukkan jamur, masak sampai layu.  Masukkan terigu, aduk cepat.  Tuang susu cair, aduk rata.  Tambahkan kaldu bubuk, garam, merica dan pala.  Aduk rata dan masak sampai meresap.
3.    Penyelesaian: campur puree kentang dan bahan isi.  Aduk rata.  Ambil sedikit adonan.  Beri isi keju.  Bentuk bulat lonjong. 
4.    Gulingkan di tepung terigu, lalu celupkan di putih telur, kemudian gulingkan di tepung panir.  Lakukan pemaniran 2x untuk mendapatkan hasil yang bagus.
5.    Simpan di kulkas selama ± 1 jam.  Goreng dalam minyak banyak sampai kecoklatan.





 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...