Pages

Minggu, 30 Maret 2014

Brownies Kukus Keju Marble



Lihat gambar brownies kukus di atas?  Kelihatan seperti gak ada masalah, ya?  Well, cake ini sebenarnya hampir gagal, akibat dari ‘sedikit’ eksperimen dari saya.  Sedikit perubahan yang tidak sesuai pada bahan bisa membuat perubahan besar pada adonan dan hasil akhirnya.  Benar kata mereka yang bilang ‘baking is a science’ !  Oke, begini ceritanya…. Di kulkas saya punya kira-kira 130 gr keju mascarpone hasil coba-coba membuat keju mascarpone homemade dari 250 gr heavy cream (resep dan tutorialnya saya lihat di ineta).  Saya gak tau  apakah percobaan saya berhasil atau tidak karena saya belum pernah mencicipi keju mascarpone asli sebelumnya.  Tapi kalau dilihat dari bentuknya sih mirip dengan keju penampakan keju mascarpone homemade di blog yang saya contek.  Dengan meyakinkan diri sendiri bahwa percobaan saya berhasil, selanjutnya kejunya saya pakai untuk membuat Brownies Kukus Keju yang resepnya saya lihat di sajiansedap.com.  Di resep asli yang memakai cream cheese saya ganti dengan mascarpone homemade ini, dengan bayangan hasilnya bakal lebih oke.

Setelah proses timbang-menimbang bahan selesai dan dilanjutkan dengan memanaskan cream cheese (saya pakai mascarpone homemade) dengan susu, saya baru lihat ada masalah nih dengan adonannya.  Sama seperti ketika membuat japanese cheese cake, ketika cream cheese dimasak dengan susu kan dia akan menyatu dan menjadi larutan yang mulus, nah, punya saya kali ini larutannya berminyak dan sepertinya ‘pecah’ seperti butter yang dipanaskan terlalu lama.  Dan keadaan makin parah saat butter dan wcc cair dimasukkan.  Adonannya jadi ada endapannya…..hahahaha…. Dan seolah-olah keadaan masih kurang parah, entah dapat ide dari mana saya masukkan keju cheddar yang kebetulan tinggal sedikit di kulkas (kira-kira 75gr lah…), dan mau tau apa yang terjadi?  Adonannya malah jadi menggumpal sodara-sodara…..!!!!....wakakakaka… Tapi dengan pedenya saya lanjutkan membuat browniesnya.  Tanggung ini, pikir saya.  Lagian saya pengen tau juga separah apa sih hasil akhirnya nanti…. Dan saya bikin browniesnya motif marmer karena saya gak punya keju cheddar lagi untuk dijadikan topping seperti gambar di resep aslinya :)   Dan ternyata hasilnya gak parah-parah amat kok, malah saya bilang sih ini berhasil, cuma kurang cantik aja penampilannya :)  Teksturnya lembut seperti biasanya cake yang dikukus dan gurih banget (lihat aja bahan yang dipakai).  Alhamdulillah….lega deh…:)  Nah, begitulah teman-teman, pengalaman baking saya minggu ini.  Happy baking….






Selasa, 25 Maret 2014

Éclair Vla Cokelat



Éclair dan cream puff atau sus adalah jenis pastry yang sebenarnya terbuat dari adonan dasar yang sama, yang membedakannya hanya bentuknya.  Kalau cream puff bentuknya bulat tidak beraturan seperti brokoli, sementara éclair bentuknya lurus memanjang.  Oleh karena itu proses membuat éclair sama saja seperti membuat sus.  Hasil akhir yang diharapkan adalah sus atau éclair yang berongga bagian dalamnya yang nantinya bakal diberi filling.

Untuk membuat éclair ini saya memakai resep yang sama dengan resep kulit sus yang pernah saya posting sebelumnya (soes krim vanilla), tapi 50 gr terigunya saya ganti dengan terigu protein tinggi (cakra).  Dengan begini akan menghasilkan kulit éclair/sus yang kokoh tapi agak sedikit keras dan chewy.  Enak, kok…!



Oya, saya mau cerita sedikit, beberapa minggu yang lalu saya ketiban orderan membuat birthday cake décor butter cream dengan tema doraemon untuk hari Sabtu tanggal 22 Maret kemarin.  Yang order temen saya Zusan yang sekarang sudah hijrah ke Jakarta untuk keponakannya, Fatih (tapi tetep yang bayar bundanya Fatih tuh…:p).  Saya seneng dengan customer yang order jauh-jauh hari kayak begini, jadinya saya punya waktu untuk browsing-browsing nyari inspirasi.  Tapi…decor dengan butter cream itu yang jadi masalahnya!  Saya langsung mati gaya kalau berurusan dengan butter cream décor.  Jadi, cake di bawah ini adalah the best i can do with butter cream décor untuk saat ini :)  Karena Fatih mau cakenya dikasih tulisan happy birthday dengan namanya juga, sementara space di cake tidak mencukupi untuk diberi tulisan, maka saya bikin ucapannya dengan bendera aja (bunda Fatih bilang itu gawang & Zusan bilang itu jemuran…hadehhhh!!!)  Alhamdulillah Fatih suka dengan cake dan gambar doraemonnya.  Seneng deh….



Éclair Vla Cokelat

Bahan:
Kulit Soes 
100 gr margarine
200 ml air
75 gr terigu protein sedang
50 gr terigu protein tinggi
3 btr telur (180 gr)

Vla Cokelat: lihat di sini

Glaze Cokelat
Dark Chocolate Compoun secukupnya, lelehkan

Cara membuat:
1.   Kulit soes: rebus margarine dan air sampai mendidih.  Matikan api.  Masukkan terigu.  Aduk rata.  Nyalakan api kecil saja.  Masak lagi sambil diaduk sampai kalis (tidak lengket di wajan).  Matikan api.  Dinginkan.
2.   Tambahkan telur sedikit-sedikit sambil dikocok rata.  Masukkan dlam kantung plastik segitiga.  Semprotkan memanjang dengan spuit di loyang yang sudah dioles tipis dengan margarine.
3.   Oven dengan suhu 180 - 190°C selama 30 menit.  Keluarkan dari oven.  Dinginkan.
4.   Isi éclair dengan vla lalu celup dengan dcc.







Sabtu, 15 Maret 2014

Chocolate Hokkaido Chiffon Cupcakes



Kalau saya tidak salah ingat tahun lalu cupcake ini banyak dibicarakan dan dipuji rasa dan kelembutannya oleh para blogger negara tetangga, dan saya baru tertarik membuatnya setelah lihat di blognya Mbak Hesti dan baru ter-eksekusi kemarin (lama ya...).  Itu pun setelah saya punya chocolate custard cream sisa orderan sus kemarin :)   Jadi, karena filling-nya chocolate maka cupcakenya saya bikin cokelat juga.  Dibikin seragam aja ya...  Untuk vla saya pakai vla vanilla dari resep sus krim vanilla yang pernah saya posting dulu yang diberi tambahan 100gr dark cooking chocolate dengan sedikit penyesuaian.  Resep yang saya pakai adalah resep dari blognya Mbak Hesti dengan penyesuaian yang saya buat seperti di bawah ini...


Chocolate Hokkaido Chiffon Cupcakes

Bahan:
Cupcakes:
3 kuning telur
20 gr gula pasir halus
35 gr minyak goreng biasa
60 gr susu cair
55 gr terigu protein rendah
15 gr cokelat bubuk
3 putih telur
35 gr gula pasir halus

Filling: 
250 ml susu cair 
50 gr gula pasir
1/8 sdt garam 
3 sdm maizena
2 kuning telur 
100 gr dcc, serut
150 gr whipped cream cair, kocok, taruh di kulkas
 
Cara membuat:
1.      Panaskan oven dengan suhu 170°C.  Siapkan cupcake cases.
2.      Kocok kuning telur dan gula pasir dengan whisk sampai pucat (± 5 menit).  Tambahkan minyak goreng dan susu cair.  Aduk rata.
3.      Masukkan campuran terigu dan cokelat bubuk yang sudah diayak.  Aduk rata.  Sisihkan.
4.      Kocok putih telur sampai berbusa.  Masukkan gula sedikit-sedkit sambil terus dikocok sampai soft peak.
5.      Masukkan 1/3 adonan putih telur ke dalam adonan kuning telur.  Aduk balik sampai rata.  Masukkan campuran ini ke dalam sisa adonan putih telur.  Aduk rata.
6.      Tuang ke dalam cupcake case sampai ¾ penuh.  Panggang selama 20-25 menit.
7.      Filling: campur maizena dan kuning telur dengan sedikit susu.  Aduk rata.  Sishkan. 
8.      Panaskan susu cair, gula pasir dan garam sampai mendidih sambil diaduk.  
9.      Ambil sedikit susu panas, masukkan ke campuran  kuning telur.  Aduk rata.  Masukkan campuran kuning telur ini kembali ke dalam susu panas.  Aduk rata. Masak sampai meletup-letup.  Matikan api. 
10.   Masukkan dark cooking chocolate, aduk sampai cokelat meleleh dan tercampur rata semuanya.  Dinginkan sambil sesekali diaduk agar tidak berkulit. 
11.   Tambahkan kocokan whiped cream sedikit-sedikit sambil diaduk rata dengan spatula.  Simpan di kulkas sampai digunakan.


Hasil: 8 pcs







Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...