Pages

Minggu, 25 Mei 2014

Peanut Butter Chocolate Chips Oatmeal Cookies



Entah kenapa belakangan ini malaaaas sangat untuk baking apalagi pake acara motret segala.  Tapi kemarin lihat toples cemilan saya yang sudah beberapa hari kosong melompong rasanya pengen diisi cookies yang enak dan crunchy.  Kalau urusan cemilan saya memang paling suka dengan cookies, dan kalau berbicara cookies saya paling suka dengan oatmeal cookies.  Apalagi cookies dengan pemakaian oatmeal yang banyak tapi terigunya sedikit seperti resep berikut ini.

Resep cookies ini saya lihat di blog-nya Mbak Vania yang diambil dari bukunya Martha Stewart.  Seperti biasa, jumlah gulanya saya kurangi banyak karena pemakaian chocolate chipsnya juga sudah banyak.  Jadi, sebagian besar rasa manisnya di dapat dari cokelat.  Jumlah bahan juga sudah saya konversi-kan ke gram.  Di bawah ini resepnya.  Yang ingin resep aslinya lihat di sini, ya.  Happy baking!



Peanut Butter Chocolate Chips Oatmeal Cookies


Bahan:
275 gr oatmeal
40 gr terigu protein sedang
½ sdt baking soda
½ sdt baking powder
50 gr gula palem
50 gr gula pasir halus
100 gr margarin
125 gr butter dingin
145 gr selai kacang
2 bh telur
1 sdt vanilla bubuk
185 gr kacang tanah/mede, sangrai, cincang kasar
175 gr chocolate chips

Cara membuat:
1.   Campur dan ayak terigu, baking soda dan baking powder.  Campur dengan oatmeal.  Aduk rata.  Sisihkan.
2.   Dalam wadah lain kocok gula bersama margarin dan butter sampai lembut (± 5 menit).  Tambahkan telur satu per satu, lalu masukkan vanilla.  Kocok rata.  Turunkan speed, masukkan campuran oatmeal.  Kocok rata.  Tambahkan kacang dan chocolate chips.  Aduk rata.
3.   Scoop-kan atau sendokkan adonan di loyang yang sudah dioles margarin.  Tekan/pipihkan sedikit.  Panggang dengan suhu 175°C selama 15 – 20 menit sampai matang.






Kamis, 15 Mei 2014

Cake Cokelat By Accident…...



Belum lama ini saya membuat chocolate crinkles/crackles cookies (niat awalnya).  Yang pernah searching resepnya di internet pasti tau kalau cookies ini (seperti kebanyakan resep cookies dari Amerika atau Eropa lainnya), mengandung cukup banyak gula pada adonannya dan setelahnya pun crinkles cookies ini masih digulingkan lagi di gula bubuk.  Tanpa mencicipinya pun kita sudah tahu kalau cookies ini akan jadi cookies yang teramat sangat manis rasanya.  Lalu, kenapa saya yang tidak suka apa pun makanan yang terlalu manis tertarik untuk membuatnya?  Well, semata-mata karena saya suka penampilannya yang retak-retak itu :)  Sudah lama saya ingin bikin cookies seperti tu, seperti gambar cookies yang ada di buku resep atau majalah kuliner luar negeri.


Agak lama juga saya mencari resep crinkles cookies yang cocok.  Membandingkan satu resep dengan lainnya, mencari yang mana yang pemakaian gulanya lebih sedikit tapi penampilan cookiesnya tetap retak-retak cantik.  Sampai akhirnya saya terdampar di blog McCormick dengan resep yang ini.  Pemakaian gulanya tetap banyak di adonan dasarnya, tapi resep ini tidak menginstruksikan adonannya di gulingkan di gula bubuk.  Minimal ada pengurangan lah dalam tingkat kemanisannya di banding resep yang lain.  Melihat pemakaian DCC yang banyak, jumlah gula yang seharusnya 165 gr saya pangkas menjadi 100 gr saja.  Pemakaian merica dan kayumanis saya skip dan terakhir 15 gr terigu saya ganti dengan cokelat bubuk dalam jumlah yang sama.  Itu semua penyesuaian yang saya lakukan dan hasil cookiesnya hancur :(  Ketika dipanggang cookiesnya jadi melebar hampir flat dan teksturnya lembut seperti cake serta tidak ada retak-retaknya samasekali.    Mungkin ini yang dimaksud dengan cookies yang teksturnya cakey itu.  Dan saya yakin saya gak suka dengan cookies yang cakey.  Lalu, saya pikir, karena tekstur cookiesnya seperti cake, kenapa gak saya bikin jadi cake aja!  Akhirnya sisa adonan saya tuang ke loyang brownies kecil dua buah.  Hasilnya adalah cake yang rasanya nyoklat seperti brownies dengan sedikit basah di bagian tengahnya.  Enak sekali!  Gak bakal ada yang menyesali kegagalan kalau hasilnya seenak ini :)  Sepertinya saya baru aja menemukan resep cake cokelat teryahud yang someday bakal terkenal…(hattttcihhh….ngomong apa, sih?)  Hehee...mending ge-er ya, daripada minder :)  Ahhhh…..saya merasa seperti penemu resep brownies….sama-sama by accident….. ;-)


Bahan:
225 gr dark cooking chocolate, lelehkan
70 gr terigu
15 gr cokelat bubuk
½ sdt baking powder
¼ sdt garam halus
30 gr butter
25 gr margarine
100 gr gula pasir halus
2 btr telur

Cara membuat:
1.   Campur dan ayak terigu, cokelat bubuk dan baking powder.  Sisihkan.
2.   Kocok butter, margarine dan gula sampai lembut dan mengembang.  Tambahkan telur satu per satu.  Kocok rata.  Masukkan dcc leleh.  Kocok rata.
3.   Masukkan campuran terigu secara bertahap.  Kocok dengan kecepatan rendah sampai rata. 
4.   Tuang ke cetakan brownies kecil yang sudah dioles margarine.  Panggang dengan suhu 180°C selama 20 menit.






Rabu, 07 Mei 2014

Roti Kasur Labu Kuning



Akhirnya….. resep penutup dari tiga resep cake dan roti berbahan labu kuning yang sudah berhasil saya eksekusi.  Masih banyak sih sebenarnya yang pingin dicoba,  tapi biar gak bosan dikasih jeda dulu, ya?  Resep roti ini saya dapat dari Majalah Sedap, dari resep roti manis yang saya buat menjadi satu loyang roti kasur dan sisanya saya taruh di loyang muffin satuan (9 buah), dan diisi dengan dark cooking chocolate.  Simple dan enak :) 


Sama seperti ketika membuat donat labu kuning kemarin,  adonan agak lengket, karena itu saya tambahkan lagi 2 sendok makan tepung terigu ke dalam adonan.   Alhamdulillah, setelah itu proses selanjutnya lancar-lancar saja. 



Roti Kasur Labu Kuning
Sumber: majalah sedap ed. 3/XI/2010

Bahan:
300 gr + 2 sdm terigu protein tinggi
100 gr terigu protein sedang
20 gr susu bubuk
2 sdt (6 gr) ragi instan
75 gr gula pasir
100 gr puree labu kuning
1 btr telur
150 ml air es
75 gr margarin
½ sdt garam

Isi: dark cooking chocolate, potong-potong kecil

Cara membuat:
1.   Campur terigu, susu bubuk, ragi dan gula pasir.  Aduk rata.  Tambahkan labu kuning.  Uleni rata.
2.   Masukkan telur dan air sedikit-sedikit sambil diuleni sampai kalis.
3.   Tambahkan margarin dan garam.  Uleni sampai elastis.  Bulatkan adonan.  Tutup dengan serbet lembab.  Diamkan 30 menit.
4.   Kempiskan adonan.  Timbang masing-masing 35 gr.  Bulatkan.  Diamkan 10 menit.  Pipihkan.  Beri isi.  Bulatkan.  Taruh di loyang 22x22x4 cm yang sudah dioles tipis dengan margarin.  Susun 16 buah.  Sisanya taruh di loyang muffin (9 buah).  Diamkan selama 75 menit.
5.   Oven dengan suhu 180°C selama 25 menit.  Yang di loyang muffin oven dengan suhu 190°C selama 12 menit.   Keluarkan dari oven.  Panas-panas oles dengan butter/margarin.






Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...